Iuran lingkungan
Dana sosial atau sedekah
Dana tabungan dan investasi
3. Buat Anggaran Sesuai Kebutuhan
Setelah mencatat pemasukan dan pengeluaran, langkah berikutnya adalah membuat anggaran yang sesuai dengan kondisi finansial keluarga. Prioritaskan kebutuhan utama terlebih dahulu sebelum mengalokasikan dana untuk keperluan lainnya. Sebisa mungkin, sisihkan sebagian dana untuk tabungan dan dana darurat.
4. Gunakan Sistem Amplop atau Dompet Kategori
Salah satu cara praktis dalam mengelola keuangan adalah dengan menggunakan sistem amplop atau dompet khusus untuk setiap kategori pengeluaran. Misalnya, siapkan amplop berbeda untuk belanja bulanan, biaya sekolah anak, dan tabungan. Dengan cara ini, kamu bisa lebih disiplin dalam membelanjakan uang sesuai dengan anggaran yang telah dibuat.5. Simpan Uang Receh untuk Tabungan
Jangan anggap remeh uang receh! Setiap kali ada sisa uang Rp2.000 atau Rp5.000, masukkan ke dalam celengan. Tanpa disadari, dalam beberapa bulan celengan tersebut akan terisi dan bisa digunakan untuk kebutuhan tak terduga atau keperluan kecil lainnya.
6. Prioritaskan Dana Darurat
Editor : Wanda Nurma Saputri