Ketua LKAAM Sijujung : Momentum HJD Sijujung Ke-76 Lestarikan Adat Budaya Hingga Antisipasi Konflik Internal Kaum

×

Ketua LKAAM Sijujung : Momentum HJD Sijujung Ke-76 Lestarikan Adat Budaya Hingga Antisipasi Konflik Internal Kaum

Bagikan berita
Ketua LKAAM Sijujung : Momentum HJD Sijujung Ke-76 Lestarikan Adat Budaya Hingga Antisipasi Konflik Internal Kaum
Ketua LKAAM Sijujung : Momentum HJD Sijujung Ke-76 Lestarikan Adat Budaya Hingga Antisipasi Konflik Internal Kaum
iklan pelantikan gubernur

Masyarakat adat Sijunjung sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Salah satunya adalah sistem matrilineal yang menjadi dasar dalam struktur sosial mereka. Dalam masyarakat Minangkabau, garis keturunan diturunkan melalui ibu, yang berarti hak waris dan kepemilikan harta jatuh kepada anak perempuan. Hal ini menciptakan peran penting bagi perempuan dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi dalam komunitas mereka.

Kearifan lokal juga terlihat dalam sistem adat yang mengatur hampir semua aspek kehidupan. Upacara adat seperti "Rabuah" (pernikahan adat), "Bersuka" (syukuran), dan "Makan Bajamba" (tradisi makan bersama) masih rutin dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan sebagai cara untuk mempererat hubungan antaranggota masyarakat. Semua acara ini dipenuhi dengan nilai-nilai gotong royong, di mana setiap orang memiliki peran untuk menjamin kelancaran acara dan menjaga hubungan harmonis dalam komunitas.

Keberadaan perkampungan adat di Sijunjung memiliki peran penting dalam pelestarian budaya Minangkabau. Dengan masih banyaknya keluarga yang tinggal di rumah adat dan menjalani kehidupan dengan memegang teguh tradisi, Sijunjung menjadi benteng bagi kelestarian budaya Minangkabau. Kearifan lokal yang ada di perkampungan ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diperkenalkan kepada generasi muda melalui pendidikan adat dan budaya yang diberikan secara langsung oleh para tetua adat.

Pemerintah daerah dan komunitas setempat juga mulai meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kearifan lokal dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang mendukung pelestarian tradisi. Salah satunya adalah dengan mengadakan festival budaya yang mengangkat kearifan lokal Sijunjung, sehingga dapat menarik perhatian wisatawan dan mempromosikan budaya Minangkabau ke dunia luar.

Perkampungan adat Sijunjung adalah sebuah potret keindahan alam dan kearifan lokal yang berharga. Menjaga dan menggali pesona budaya Minangkabau di kawasan ini bukan hanya penting bagi masyarakat Sijunjung, tetapi juga bagi kita semua sebagai bagian dari bangsa Indonesia mengenal dan melestarikan kearifan lokal, kita turut berperan dalam menjaga warisan budaya yang telah membentuk identitas bangsa,"tutupnya Zulma Fitra,Dt.Gindo Jalelo. (Refles)

Baca berita terkait Kabupaten Sijunjung lainnya di Google News

Editor : Wanda Nurma Saputri
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
PURNA TUGAS SINAMARPemerintah Nagari Sinamar Kecamatan Asam JujuhanBUPATI PESSELPemerintah Nagari Koto Tinggi