KUPASONLINE.COM - Polda Banten secara resmi menggelar Operasi Keselamatan Maung 2025 bertempat di Lapangan Apel Mapolda Banten pada Senin (10/02).
Kegiatan ini dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki, PJU Polda Banten, Kadishub Provinsi Banten Tri Nurtopo, serta unsur Forkopimda Provinsi Banten.
Dalam sambutannya Kapolda Banten menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan pada 10 Februari 2025 menjadi penanda dimulainya operasi tersebut, yang akan berlangsung selama 14 hari, dari 10 hingga 23 Februari 2025. “Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan pada 10 Februari 2025 ini menjadi penanda dimulainya Operasi Keselamatan Maung 2025, yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 10 hingga 23 Februari 2025,” ujar Kapolda Banten.
Operasi ini mengutamakan pendekatan simpatik, persuasif, dan humanis, dengan tujuan utama:
1.Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.
2.Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama yang berpotensi 3. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan menciptakan opini positif serta budaya tertib berlalu lintas.4. Mendorong peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan dan menjadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan utama.
Lebih lanjut, Kapolda Banten menjelaskan Berdasarkan data IRMS Polda Banten, jumlah kecelakaan lalu lintas selama tahun 2024 tercatat sebanyak 1.998 kejadian, dengan korban meninggal sebanyak 679 orang, luka berat 178 orang, dan luka ringan 2.341 orang. Sementara itu, pada tahun 2023, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 1.643 kejadian, dengan korban meninggal 727 orang, luka berat 137 orang, dan luka ringan 1.736 orang. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 355 kejadian atau naik 22%.
“Berdasarkan data IRMS atau Integrated Road Safety Management System atau Polda Banten, jumlah kecelakaan lalu lintas selama tahun 2024 tercatat sebanyak 1.998 kejadian, dengan korban meninggal sebanyak 679 orang, luka berat 178 orang, dan luka ringan 2.341 orang. Sementara itu, pada tahun 2023, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 1.643 kejadian, dengan korban meninggal 727 orang, luka berat 137 orang, dan luka ringan 1.736 orang. Dari data tersebut, terjadi peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 355 kejadian atau naik 22%,” jelas Kapolda Banten.
Kapolda Banten menambahkan Berdasarkan data pelanggaran lalu lintas pada tahun 2024, disebutkan bahwa penindakan melalui tilang ETLE, tilang manual, dan teguran yang dilakukan oleh Polda Banten serta polres jajaran mencapai 156.176 pelanggaran. Jika dibandingkan dengan tahun 2023, yang mencatat 167.639 pelanggaran, terjadi penurunan sebanyak 11.463 pelanggaran atau sekitar 7%.
Editor : Wanda Nurma Saputri