Namun, kita harus bisa berkompensasi dengan mencari mitra yang memiliki keahlian di bidang lain. Jika kita sangat ahli dalam bidang pemasaran, kita perlu mencari mitra yang ahli dalam pembuatan produk atau operasional.
Biasanya, ini adalah langkah awal, yaitu seseorang menjadi I-shaped person.
Namun, jika kita ingin menjadi pengusaha yang sukses, kita harus mulai mengembangkan keterampilan kita.
Kita tidak bisa hanya terfokus pada satu keahlian yang sangat mendalam.
Mungkin ada yang bertanya, "Sejauh mana saya harus menguasai satu keahlian sebelum mulai mempelajari keterampilan lain?"
Takarannya bisa berbeda untuk setiap orang. Jadi, semuanya tergantung pada diri masing-masing.T-shaped
Tipe kedua setelah I-shaped person adalah T-shaped person. Komen di bawah ya, kira-kira kalian sudah menjadi tipe orang yang mana.
T-shaped person adalah orang yang memiliki pengetahuan di banyak hal, namun tetap ahli dalam satu hal.
Misalnya, jika seseorang bekerja di bidang pemasaran dan ingin menjadi seorang marketing manager, dia harus memiliki pengetahuan tentang berbagai hal, seperti influencer marketing, content marketing, viral marketing, dan sebagainya.
Editor : Wanda Nurma Saputri