
"Pertama menggunakan tolak ukur intensitas urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan kedua tolak ukur pohon kinerja yang merupakan jabaran dari visi dan misi bupati terpilih," jelas Budi Waluyo yang juga mantan Kabag Humas Pemkab Dharmasraya itu.
Budi Waluyo menambahkan, hasil sementara evaluasi perangkat daerah dengan menggunakan dua tolak ukur tersebut, ada sejumlah OPD yang tipologinya turun.
"Ini disebabkan lantaran hasil pemetaan intensitas urusan juga turun," katanya
Oleh sebab itu, lanjutnya, Bagian Organisasi sebagai dapur dari pengelolaan evaluasi perangkat daerah, kini sedang mendalami kemungkinan akan dipangkasnya sejumlah OPD dan akan dimerger dengan OPD lain yang masih dalam satu rumpun.
"Kita akan melibatkan para kepala OPD, bersama Sekretaris dan para Kasubag di lingkungan Sekretariat OPD, untuk membahas lebih dalam mengenai tipologi perangkat daerah. Selanjutnya OPD akan membuat struktur sesuai dengan tupoksinya berdasarkan nomenklatur yang diatur dalam Permendagri 90 tahun 2020," terang Budi.
Jebolan Sekolah Tinggi Perikanan Bogor ini mentargetkan, awal tahun depan rangkaian evaluasi sudah bisa terlihat hasilnya.
Editor : Sri Agustini